Tempat Pembakaran Berserakan, KKN Posko 36 Hadirkan Rocket Stove di MI Darul Ulum Banmaling
LIMADETIK.COM, SUMENEP — Tempat pembakaran nan berceceran di lingkungan madrasah tak dibiarkan menjadi masalah berlarut. Mahasiswa KKN Universitas Annuqayah Posko 36 Pondok Pesantren Darul Ulum justru mengubah persoalan tersebut menjadi sebuah penemuan dengan menghadirkan teknologi rocket stove alias kompor roket ramah lingkungan di MI Desa Banmaling, Kecamatan Giligenting, Sumenep.
Inovasi tersebut direalisasikan pada Senin (7/9/2026) sebagai salah satu program kerja unggulan KKN Posko 36. Teknologi sederhana itu dirancang untuk membikin aktivitas pembakaran di lingkungan madrasah lebih efisien, tertata, sekaligus mengurangi kepulan asap nan selama ini berpotensi mengganggu lingkungan sekitar.
Persoalan tersebut menjadi perhatian mahasiswa setelah memandang kondisi tempat pembakaran nan tersebar di sekitar madrasah. Alih-alih hanya melakukan penataan, mahasiswa memilih menghadirkan solusi teknologi tepat guna nan dapat digunakan secara langsung oleh pihak madrasah.
Perwakilan KKN Posko 36, Syaifur Rahman, mengatakan rocket stove tidak hanya dirancang untuk membantu operasional madrasah, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi bagi siswa mengenai penerapan pengetahuan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
“Prinsip kerja rocket stove mengandalkan sirkulasi udara vertikal di ruang bakar berbentuk L. Hal ini membikin oksigen tersuplai sempurna, sehingga efisiensi pembakaran dapat meningkat dan asap pekat nan biasanya mengganggu juga berkurang drastis,” ujar Syaifur Rahman.
Menurutnya, penerapan teknologi tersebut menjadi bukti bahwa program KKN tidak kudu berakhir pada aktivitas seremonial. Persoalan nan ditemukan di tengah masyarakat dapat menjadi titik awal lahirnya penemuan nan sederhana, tetapi mempunyai faedah nyata.
Langkah mahasiswa tersebut mendapat apresiasi dari Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, K. Adam, S.Pd. Ia menilai penemuan nan dibuat KKN Posko 36 menunjukkan adanya kepekaan mahasiswa terhadap kebutuhan masyarakat di sekitar letak pengabdian.
“Kami sangat mengapresiasi kerja nyata adik-adik KKN Posko 36. Inovasi kompor roket ini sangat berfaedah menunjang aktivitas madrasah agar tertata dengan baik. Lebih dari itu, ini menjadi contoh nyata gimana pengetahuan pengetahuan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Melalui serah terima sarana tersebut, tim KKN Posko 36 berambisi rocket stove dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak madrasah. Tidak hanya itu, teknologi tersebut diharapkan dapat direplikasi secara berdikari oleh masyarakat Desa Banmaling.
Bagi mahasiswa KKN Posko 36, persoalan sederhana di lingkungan madrasah rupanya bisa menjadi pintu masuk bagi sebuah perubahan. Dari tempat pembakaran nan berserakan, lahir solusi teknologi nan lebih tertata, efisien, dan berwawasan lingkungan.
Penulis : Abbadi
Editor : Wahyu
Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

52 menit yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·