Owner DRT: Rokok Lokal Madura Harus Bawa Nilai Ekonomi dan Kualitas Bersaing!

57 menit yang lalu 4

KABAR MADURA | Di tengah sengitnya persaingan industri hasil tembakau nasional, pabrikan rokok lokal asal Madura, DRT The Big Family, memilih untuk terus berekspansi dengan menonjolkan kekuatan karakter produk dan efisiensi produksi.

Owner DRT The Big Family, H. Syafwan Wahyudi, menegaskan bahwa strategi utama perusahaan dalam memperkuat penetrasi pasar tidak sekadar mengandalkan perang harga.

DRT justru berfokus pada kualitas tembakau, racikan khas, aroma, kemasan, hingga konsistensi produk demi memperkuat identitas rokok lokal Madura.

Guna menghadapi gempuran produk dari pabrikan besar nasional, Syafwan memilih memperkokoh fondasi pemasaran di tingkat akar rumput.

Selain meningkatkan keahlian tim pemasaran, DRT konsisten membangun kemitraan nan erat dengan para pedagang dan pemilik toko ritel di pasar lokal.

“Prinsip kami sederhana: produk lokal kudu bisa membuktikan bahwa kualitasnya bisa bersaing, tetapi tetap membawa identitas dan nilai ekonomi masyarakat Madura,” ujar laki-laki nan berkawan disapa Haji Udik itu.

Tantangan industri tembakau kian berat seiring melonjaknya tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT). Menanggapi perihal tersebut, Haji Udik mengakui bahwa kenaikan cukai menjadi beban berat, terutama bagi produsen skala mini dan menengah. Namun, DRT meresponsnya melalui penataan ulang operasional internal secara menyeluruh.

Langkah-langkah efisiensi nan ditempuh DRT mencakup pertama, pertimbangan biaya produksi. Yakni, memangkas pos anggaran nan tidak efisien agar biaya operasional tetap terkendali.

Kedua, optimasi bahan baku dan tenaga kerja, ialah mengelola penggunaan bahan baku serta kapabilitas pekerja secara presisi tanpa mengurangi standar mutu.

Ketiga, streamlining pengedaran dengan memperbaiki rantai pasok agar aliran peralatan ke konsumen lebih efisien.

Keempat, pembelaan kebijakan. Haji Udik aktif berbincang dengan pemangku kepentingan agar izin cukai tetap berpihak pada keberlanjutan industri IKM.

Bagi DRT, menjaga nilai agar tetap logis di mata konsumen kudu melangkah seiring dengan komitmen sosial. Perusahaan berkeinginan mempertahankan kelangsungan upaya demi memastikan bayaran pekerja tetap layak sekaligus menjaga penyerapan hasil panen dari para petani tembakau lokal di Madura. (ara/rul)

Selengkapnya