Wabup Sumenep Tegaskan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial, Harus Hadir dengan Aksi Nyata

4 jam yang lalu 4

Wabup Sumenep KH. Imam Hasyim (kiri) berbareng pengurus Pramuka

Wabup Sumenep Tegaskan Pramuka Tak Boleh Sekadar Seremonial, Harus Hadir dengan Aksi Nyata

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Gerakan Pramuka di Kabupaten Sumenep diminta tidak terjebak pada rutinitas organisasi dan aktivitas seremonial. Di tengah beragam persoalan masyarakat, Pramuka dituntut turun langsung melalui tindakan nyata nan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, SH, MH, saat memimpin Apel Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di laman Kantor Bupati Sumenep, Kamis (10/9/2026).

Menurut Imam Hasyim, Pramuka mempunyai posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Nilai kedisiplinan, kemandirian, kepedulian dan semangat gotong royong tidak cukup hanya diajarkan dalam aktivitas kepramukaan, tetapi kudu diwujudkan melalui pengabdian di tengah masyarakat.

“Gerakan Pramuka kudu datang di tengah masyarakat melalui tindakan nyata nan memberi faedah dan menjawab kebutuhan masyarakat di beragam bidang.” ujar Wabup.

Ia menyebut ruang pengabdian Pramuka sangat luas. Tidak hanya pada sektor pendidikan dan kepemudaan, tetapi juga dapat bergerak di bagian sosial, lingkungan, ketahanan pangan, kebencanaan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.

Imam Hasyim menegaskan, kekuatan Gerakan Pramuka tidak semata-mata diukur dari banyaknya anggota. Potensi besar tersebut kudu bisa dikonversi menjadi kekuatan sosial nan datang ketika masyarakat menghadapi persoalan.

“Pramuka mempunyai potensi besar sebagai kekuatan sosial. Karena itu, setiap aktivitas kudu memberi akibat positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.” tegas Wabup Imam.

Jangan Berjalan Sendiri

Untuk memperluas faedah pengabdian, jejeran Gerakan Pramuka Sumenep juga diminta memperkuat sinergi dengan pemerintah wilayah dan beragam komponen masyarakat.

Menurut Imam Hasyim, kerjasama menjadi krusial agar program dan aktivitas Pramuka tidak melangkah sendiri, tetapi bisa merespons kebutuhan masyarakat secara lebih sigap dan tepat.

Dengan kerja bersama, Pramuka diharapkan tidak hanya dikenal sebagai organisasi pendidikan nonformal bagi generasi muda, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas beragam tantangan pembangunan daerah.

“Perkuat sinergi dan kerjasama dengan pemerintah serta masyarakat. Dengan langkah itu, Pramuka bakal semakin relevan dan bisa menjawab tantangan zaman.” kata Wabup Sumenep.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen mendukung pengembangan Gerakan Pramuka sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda nan berkarakter, berdikari dan produktif.

Momentum Hari Pramuka ke-65, kata dia, kudu menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian tidak boleh berakhir di lapangan apel alias aktivitas organisasi. Semangat tersebut kudu diterjemahkan menjadi aktivitas nan betul-betul menyentuh kehidupan masyarakat.

“Pemkab Sumenep berkomitmen mendukung Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi muda berbudi pekerti serta memberi pengabdian terbaik bagi pembangunan daerah.” pungkas Wabup.

Dengan demikian, Pramuka Sumenep diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, peka terhadap persoalan di sekitarnya, serta bisa menghadirkan perubahan melalui aksi-aksi konkret.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari Follow

Selengkapnya